ARCA PDF Print E-mail
Written by KI BODAS   
Monday, 31 August 2009 15:29

ARCA

 


Mereka yang membuat Aniaya

Ada di luar Laras Budaya

Ada di luar Ras Manusia

Digembala Sang Culas Perdaya


Dia memasuki tiap-tiap Rumah

Waktu Penghunj tidur lemah

Waktu Kepala mengumpul Remah-remah

Remah Roti Kekuasaan, Umpan yang ramah


Cerita itu, Orang semua sama mengaku

Sudah diulang-ulang jadi baku

Tapi diputar lagi, kok tetap laku?

Rupanya Kemanusiaan hanya Area Perilaku


Apanya sih, yang membeku?

Pencerahan sudah disebar Guru dan Buku

Rupanya pembusukan ada di tiap Ruas buku

Walau Bambu itu masih berdiri kaku


Generasi ini jalani Nasib sekeras batu

Generasi lalu jalani Nasib Penentu

Ini bukan Dosa Rebung-rebung muda

Seluruh Rumpun Bambu memang bernoda


Wajah Bulan mungkin bisa dioperasi

Wajah Kemanusiaan sepertinya dicor besi

Sejak zaman Batu berjuta orang sudah dihabisi

Di zaman Internet ini orang tetap mati oleh Ambisi


Rupanya Kemanusiaan benar Area Perilaku

Bertahta di atas tumpukan Ajaran dan Buku-buku

 
Daily Quotes
"KOMUNIKASI SAKRAL: Tentunya dg Tuhan. Kapankah waktu yg paling tepat ?. Di saat tak ada seorang pun yg tahu. Karena jika ada yg tahu, maka Naluri Pamrih segera menerkam kita. Serba pamrih agar diketahui Mertua, Mantu, RT-RW, agar diakui sbg orang Baik. Inilah Pameran Kesolehan yg merusak Ketulusan Komunikasi itu. Serba Pamer ! Gelembung Riya'... kibodas.com"

Ki Bodas

 


 

 

Random Poems
  • WISUDA
    WISUDA Pada hari kau di-WisudaBerderet orang-orang pada berdukaAda yang 'nangis dari dadaAda yang 'nangis dan mukaBetapa sedikit orang yang tahuDunia ini Kampus yang sempit bagimuKau ingin menyimakTembang sunyinya ombak-ombakKau ingin melihatTarian awan di tepian jagatKau memang layak...
  • PUNTUNG
    PUNTUNG Puntung masih menyala Untuk apa? Tidak untuk apa-apa Untuk menyala sajaKarena itu memang perintah Karena Bara itu Titah Untuk ini untuk itu Yang tahu hanya Yang SatuPuntung dibuang di Aspal Puntung ada di Asbak Kristal Sama saja, padam semua Hanya sisa-sisa berumur tuaPuntung masih...
  • GERIMIS
    GERIMIS Gerimis di akhir Musim Lambaian Tangan yang lazim Waktu berpisah di Bandara Waktu menjauh dua titik Api AsmaraGerimis waktu Ruh datang Entah pagi, siang dan petang Tak seperti Petani Panen kentang Tanpa karung dan Sabit RentangGerimis di tepi Wilayah Kuasa Saya Saat berakhir Sandiwara...
  • AKSES GAIB
    AKSES GAIB Jika hati yang sedang murka kepanasan Memanggil nama Tuhan mohon kekuatan Mustinya segera sejuk kembali ke kedamaian Jika tidak terjadi demikian... Mungkin yang masuk bukan kuasa Tuhan Hafal lisan di mulut Insan Bukan jaminan lurusnya arahan Hati yang sejuk penuh Rasa Kasihan Kontak...
  • MAJU!
    MAJU! Jelaga Masa Dulukala Mengeruhkan Kaca-kaca Jendela Apa ini Kecelakaan Sejarah? Tak diniat, jadikan Nasib parah Lalu coba menunda datangnya Cerah Yang pasti tak akan mengubah ArahMajulah, maju, Anak-anakku maju!Kau dilahirkan untuk SetujuBahwa di Belakang sudah tak lagi lajuDan di Muka...