AKU PDF Print E-mail
Written by KI BODAS   
Monday, 18 May 2009 12:28

*AKU*

 

 

Di dalam Tempurung Balung

Ular-ular aman bergelung

Emosi, gelombang laut bergulung

Elang menjerit-jerit, *Aku* paling ulung!

Tuhan memang lebih dekat daripada Kalung

Tapi sunyi, tak segaduh *Aku* di Relung

Relung Hati, semisteri Laut dan Palung

 

Yang membawa Sial, *Aku* yang gaduh

Yang membawa Sakral, *Aku* yang teduh

Jangan salah duga, jangan salah tuduh

*Aku* tak membangun Dunia, tak membuatnya runtuh

*Aku* hanya hamba yang setia, Sahaya yang patuh

Kepada Sang Penata Alam, kepadaNya kita butuh

Manusia tak bisa jadi Khalifah, ia hanya Baut tak utuh

Tanpa Tangan Tuhan Menjaga, cepat copot terpental jatuh

 

Jangan mengira *Aku* bisa segala-gala

Itu yang tampak di Mata, silau menyala

Semua ini ada Pengatur, ada Pengelola

Di Bumi ini *Aku* numpang Lewat, lalu coba Merajalela

Pisahkan antara sebab dengan Gejala

Kita hanya Symptom bukan Kausa yang Nirkala

Setelah kita Kadaluwarsa, Alam kembali ke semula

 

*Aku* = sifat Keakuan Manusia

Balung = tulang

Nirkala = Timeless, Abadi

Symptom = gejala

Kausa = penyebab

Last Updated on Wednesday, 02 September 2009 09:48
 
Daily Quotes
"A SLICE OF WISDOM:.....BOREDOM.....I you felt your life was boring, the cause was'nt there but in your brain. Your Left Brain (rasional brain) sometimes sits idle, few information to crunch out. Activate your Right Brain ! Start with Meditation and Loving Activities as well as the Arts. Love animals, plants, nature.... Love fellow human beings. At last "Make Love", with Artistic LOVE. kibodas.com"

Ki Bodas

 


 

 

Random Poems
  • KAKI KE-4
    KAKI KE-4 Seperti Hewan berkaki empatDi ranting merambat mencari tempatTiga kaki mencari-cari pegangan baruKaki ke-empat Bertahan di ranting kuat selaluBegitulah cara Alam mengaj'ar berjalanHati-hati, teliti, bertahap, walau pelanBegitulah Masyarakat digerakkan TuhanHarus selalu ada Kelompok...
  • SENDOK PERAK
    SENDOK PERAK Sendok Perak ada di mulut gua Tak cukup rasanya untuk menyuapinya Lalu apa cukup ditimang-timang saja Kemudian disimpan dalam laci mejaSendok ini hanyalah alat Berbagi Terbukti selalu masih ada sisa lagi Asal minta kepada Sang Maha Pemberi Sendok Perak makin berkilau berseriSisa...
  • MENARA TURUN
    MENARA TURUN Menara Keangkuhan di-Panjat Turun Takut Jatuh, dilawan! Susun demi Susun Lebih Rendah, makin Rendah, jauh Merendah Memang terlihat Kedudukan jadi lebih IndahTakut Tinggi, bisa diatasi lebih mudah Takut Rendah, hanya bisa diatasi Ibadah Akhirnya, sampai ke Tanah Rata di bawah...
  • MATA DAN METE
    MATA  dan   METE                 Yang  Budek, Burek, Butek, itu  OrangKehadiran  Alam Lain tak pernah terangDisana ada Ruh, yang tampak hanya RuangDisini ada Jin, hanya terasa bulu meremang  Memang ditutup,  haji Toleng !Biji Mata seperti Biji Mete dalam kalengBila ada yang...
  • MATA SILUMAN
    MATA  SILUMAN   Bagaimana caranya mengeluarkan orang Dari tempurung kepala,  rumah kerang Ini dicari-cari dari zaman kuna Sampai ini hari  belum juga kena   Walau sudah bisa terbang seperti dewa Manusia  itu jika seadanya tidak istimewa Dia terlalu dimanja oleh Sang Maha Pencipta ...