|
Written by KI BODAS
|
|
Monday, 13 July 2009 15:08 |
BIBIT API Kutiup-tiup Bibrt Api, Bibit Api Dibalik Baju Bagus dan Rapi Walau Pake! Kemas begitu pantas Api Ikhlas-Welas tak tampak, sepintas Tapi pasti selalu ada Bibit Api itu Biar di lubang tanah atau lubang Batu Apa meniupnya pakai Pembuluh Bambu?
"Pakai Berdoa-Berbagi, Tulus jadi tutup Kelambu" Begitu pentingnya Ikhlas-Welas
Apa keterangan yang lebih jelas? "Dia yang dapat Mendekatkan Antara Manusia dengan Tuhan" Semua coba Mencari-cari itu
Dengan Ritual Cara-cara seribu satu Sering orang tersesat di dalam Upacara Tujuan Ikhlas-Welasnya menguap di Udara Coba lagi, coba lagi, lebih Teliti!
Berdoa-Bersyukur serta Berbagi diNikmati Asal Tulusnya ada pasti nanti Berbukti Ikhlas-Welas Memancar o'ari Lubuk Hati Sekali lagi, dia dapat Mendekatkan
Antara Manusia-Malaikat dan Tuhan Jika telah selaras itu Supra Koneksi Mujur dan Bahagia selalu ada di Sisi
|
|
Last Updated on Wednesday, 02 September 2009 11:12 |
|
Random Poems |
-
ZAM!
ZAM!Zam,Kulihat secercah Kilap NarDalam Auramu yang bersinarâKan kau selalu sibuk Ibadah?Hilangkan itu, memang tak semudah Meludah!Apa yang kurang dalam Pujamu kepadaNyaSholat dan Berbagimu belum tepat benar agaknyaKamu makin berbobot dan berminyakSepertinya, kini Rizkimu tambah banyakKau selalu...
-
LABU-LOBA
LABU-LOBA Makan sudah Piring Ketiga Seisi Meja ikut dicoba juga Itu pasti bukan makan sendiri Ada yang menyandingi minta diberiYaitu, se-Giga Parasit Memori! Di Labu Benak kanan dan kiriSehingga melahap makanan; terlaluMakan di setiap waktu; tak perluParasit Memori bernama LobaPujaan Manusia...
-
BATU UJI CINTA
BATU UJI CINTA Apa Sayang,Apa Nafsu Kemilikan...?Ini Perkutut Juara sekotaSudah ditawar Seratus JutaAku masih sayang, makin sayangNafsu Kemilikan terbayang-bayangKasih Sayang Sejati Memiliki, tanpa men-Jimati Bergerak bebas, bertumbuh bebas Biarkan Angin dan Panas tapakkan bekasDari semula...
-
AKU
*AKU* Di dalam Tempurung BalungUlar-ular aman bergelungEmosi, gelombang laut bergulungElang menjerit-jerit, *Aku* paling ulung!Tuhan memang lebih dekat daripada KalungTapi sunyi, tak segaduh *Aku* di RelungRelung Hati, semisteri Laut dan Palung Yang membawa Sial, *Aku* yang gaduhYang...
-
HAYATI YANG AKBAR
HAYATI YANG AKBAR Untuk orang-orang biasa seperti kitaNeraka sebenarnya tak pernah diciptaItu Terminal Bongkar, untuk orang Keji dan MungkarIsinya : Hati terbakar Sangar, Ingkar, Tengkar dan MakarDiwahyukan, disana mereka tak hidup, tak mati Belum ada llmu yang dapat mengurai memberi artiTapi...
|