|
Written by KI BODAS
|
|
Thursday, 08 October 2009 16:41 |
Di Pagi Indah di sejuknya mata Ada sehelai kerudung Embun permata Pada bunga kembang pada mahkota Semalam dikenakan oleh Tangan Semesta Setelah berpuluh tahun bersama
Berpasangan berjuang jalankan TitahNya Turunlah ulos selendang Cinta Embun Untuk dijunjung berdua dengan anggun Cinta Embun menutup semua hitungan orang
Tidak ada yang kalah, keduanyalah yang menang Semua itu memang untuk berjuang Bahu-membahu membangun Istana Sayang Cinta Embun tak menuntut apa-apa
Hanya anak-anak minta Mama dan Papa Berdampingan selamanya, berdua Di kala suka atau duka, berdua Di kala sehat atau sakit, berdua Di kala jaya atau sederhana, berdua Juga anak-anak minta dalam Doa
Di Sana mereka agar tetap berduaPinta sayang para Tersayang, oleh Sang PemeliharaLebih didengar dari Puji-puja di Upacara Semoga Cinta Embun tak koyak terbang
Oleh Khilaf Sangar, Sombong dan Sumbang Semoga tetap hangat jadi Selimut Pribadi Sampai Damai turun menjemput sang abdi
|
|
Random Poems |
-
THEMA DRAMA BERSAMA
THEMA DRAMA BERSAMA Kita seperti lagi main Drama Minta Dia menyimak terlalu lama Matamu larak-lirik memantau sesama Apa mengagumimu, mereganglah Urat Agama Coba menyelamatkan diri dan sesama ? Sudah begitu sejak zaman pyramida lama Yang selamat tentunya Raja dan Ulama Manusia...
-
SAMBUNGAN SHOLAT
SAMBUNGAN SHOLATInspirasi: Al Baqarah, alinea pertama Mantapkan Komunikasi dengan Sang Maha GaibLalu Berbagi! Tegakkan Sholat sambung Berlnfaq Dua Pilar Baja itu Menyatu EsaSeperti Huruf U yang PerkasaJika dipotong dua, Pahala Binasa Sudah dikumandangkan lebih Seribu tahunSudah...
-
CELAKA-10
CELAKA-10 Sepuluh Perintah Syaitan:1. "Culaslah, jauihi ikhlas2. Benci-Sinislah, jauhi Welas3. Pelitlah, jauhi Murah Hati berbagi4. Lupa dirilah, jauhi Berdoa, Bersyukur apalagi5. Bersarkan Ego, kejar Sanjungan dan Tenar Mashur6. Berdustalah, jauhi jujur7. Mubazirlah, jauhi hemat cermat8....
-
KAU DITUNGGU!
KAU DITUNGGU! Yang penting jangan Bohong!Selebihnya masih bisa ditolongYaitu, Bohong kepada Tuhan! Itulah yang seru seakan jadi KebutuhanBohong, Waktu sibuk Dirikan IbadahKalau masih ada di situ si Lapar menelan ludahMelihatmu makan segala rupa dengan mudahBaginya, makan apa besok tanda...
-
TULALIIT
TU-LA-LIIIT….. Dalam kepala ada telepon satelit Menghubungi Gusti tak sulit-sulit Menghambat Sinyal, kepala yang pelit Mendistorsi Sinyal, Sang Ular berbelit Sinyal didandani rupa-rupa Busana Ritual Agama punya banyak model madona Dapat menghangatkan, menguatkan Suasana Tapi...
|