DUPA DAN LUPA PDF Print E-mail
Written by KI BODAS   
Monday, 31 August 2009 16:06

DUPA DAN LUPA

 


Waktu membakar dupa

Mantra dibaca jangan lupa

Jangan kira lalu tak terjadi apa-apa

Sistem Kuasa Gaib Iagi disapa

Kuasa Pakta yang lama ditempa

Oteh Empu, Guru, atau Pertapa

Akan ditarnpiikan, hadir tanpa rupa

Pakta dengan Mahluk Terra

Penduduk Asli Bumi dari Awal Era

Maka banyak Kerja Gaib bisa terselenggara

Tapi Bayarannya mahal, pasti dan segera

Karena akan terjadi Pertekatan

Antara Mahluk Terra dan Syaitan

Yang bertahta di Hati Lupa Daratan

Manusialah yang mudah diisi Kesesatan

Di hadapan Tuhan yang tak kelihatan

Mereka memuja yang lebih nyata; Sang Kekuatan

Kekuatan Kekuasaan, Kekayaan, Kedigdayaan

Kekuatan Keangkuhan, Kehormatan, Ke-Aku-an


Waktu mau pulang dari Bumi nanti

Mahluk Terra tetap lekat di Memori Piranti

Mengganduii seperti Rantai dan Jangkar

Syaitan menang, dapat satu Iagi Korban Ingkar

Perlekatan itu bertahan lama sekali

Selama usia Mahluk Terra, berabad-abad barangkali  

Bahkan, biarpun tanpa Setanggi dan Dupa

Manusia sering Mabuk Tinggi dan Lupa

 
Daily Quotes
"A SLICE OF WISDOM: ......HOME......We can build a House in months. But we have to spend our entire Life to build a Home. There we can lay down our heads in Peace and raise them up in Pride. A Lair where the wolves lie down when hurted, a Verandah of Heaven where we could watch the World spinning around, the Desti...nation of All Escapes. Built mainly of LOVE and a little cement.......seemoreat kibodas.com"

Ki Bodas

 


 

 

Random Poems
  • PEANG
    PEANGTuhan nama apa Anda puja? Itu tak jadi Soal, sama saja Karena Tuhan Sejati tanpa Analogi Tanpa Padanan bagiNya, di Kamus apalagi Kalau Anda kira tahu NamaNya Maka berarti Definisinya Anda punya Seperti membual jual Kecap malam hari Mengaku besok bisa mengantongi Matahari Berapa sih ukuran...
  • DUIT
    DUIT Dewi apakah yang tercantik? Waktu dipeluk tidak menampik Waktu diajak tidak berisik Lagipuia Sakti dan Pembela FanatikYang Nomor Satu, Dewi Duit Yang Nomor Dua, Dewi Duit Yang Nomor Tiga, Dewi Duit Sudah sepantasnya yang dipuja : DuitBagi yang sudah Tinggi dan Mapan Duit hanya seperti...
  • LITHMUS
    LITHMUS Apa Benar?Kau berkata, Percaya Sang PenyayangKau bilang, Yakin ada AkhiratKau bicara, Berikan Kasih SayangKau 'ngaku, Memuja Sang Gaib AhadApa Benar?Karena Berbagimu minta disinarDengan Lampu sorot Sohor-TenarBering Berbagimu bak Lubang HitamDi Angkasa, memendam Kelam lalu PadamApa...
  • MEMORI – K
    MEMORI – K Memori Kosmikal!Bukan Barang baru Ada di Bakul Tua Bekal Sang Guru Dan di Sukma orang-orang lugu terharu Waktu memandang Langit begitu biruSemua Ingatan dan llmu Pusatnya di Sana mudah ketemu Ada Pusat Bahasa-bahasa Ada Pusat Kesembuhan, Bugar Rasa Mudah diakses mereka yang perlu...
  • REDUP
    REDUP Seperti MatahariDitedeng aling-alingi MendungSeperti Mata HatiDitutup - redup Katup MurungDepresi!Sudut Kelabu, Pojok BergundahTempat Orang K.O. KalahDipaksa menyembah rendah-rendahKepada Marah yang salah-salahDepresi!Ikut mengukir Muka Dunia Jadi seperti apa adanya Dengan kerut-kerut...