DOA DI HALTE BISKOTA PDF Print E-mail
Written by KI BODAS   
Saturday, 20 June 2009 23:28

DOA DI HALTE BISKOTA

 


Main Suling dan Harmonika

Oleh Orang-orang Merasa Merdika

Berjalan meniti tepi-tepi Neraka

Menggauli Malam sampai Usai tiba, oh Celaka!


Hidup hanya pyra-pura Sukaria

Bersama Watusila dan Waria

Serta Orang-orang Malam di celah-celah Kota

Berlindung dari Sorot sok suci Munafik Mata


Kalian bukan orang yang ditinggalkan

Seperti kapal bpcor di tengah badai, seakan-akan

Jika Sang Pemilik, sudah kasih tanda

Segera Balik, dari Dia tak ada Caci dan Denda


Kalian Anak-anak Latar

Bernyanyi, Menari, karena Lapar

Tahukah bahwa Kalian juga disayang

Oleh Yang Merniliki Bulan dan Bintang-bintang?


Jika ingin lebih disayang lagi

Dan Bahagia kena kaucekal tak lari Pergi

Welaslah kepada teman Senasib, lalu Berbagi

Walau sekedar cukup untuk Sarapan Pagi


Jangan takut-takut Bicara

Kepada yang Memiliki dan Memelihara

Tak perlu kesana, kalau sungkan ke Wihara

Berdoalah di Halte Biskota berAtap Dirgantara


 
Daily Quotes
"NATURAL MEDITATION: As natural as you breathe. Whisper the "mantra" HMMHH. It is the sound of Air in your air-pipe when you exhale. Mentalize firmly that it is the Call Sign of God (it could be any word actually). Choose a relax/comfortable position, sitting, crossleggong, reclining, any position. 15 to 20 minutes, at... anytime, especially when you feel uptight, or mentally hectic. Effective yes, side effect none."

Ki Bodas

 


 

 

Random Poems
  • PISAU LIPAT
    PISAU LIPAT Tajam pisau memutus rambut Tajam diasah tahun bersambut Tajam diasah tiap hari Tajam tempaan baja aseli Walau cuma pisau lipat di saku sisiTajam Iman memutus raguTajam percaya Kuasa Yang SatuTajam diasah tiap hariDiasah dengan Berdoa - BerbagiTempaan baja aseli llmu BerbuktiWalau...
  • PANTAI TAK TAMPAK
    PANTAI TAK TAMPAK Jangan tabiri pantai yang penuh pesona Dengan tirai plastik yang norak tak kena Kau bilang itu batas llmu dan Akal Ku anggap itu batasnya air dangkal Lepas batas itu ada Alam Gaib selautan Lepas itu lagi ada Alam Gaib seribu lautan Lepas itu lagi ada Wajah Gaib yang ramah...
  • NINA BOBOK
    NINA BOBOK Nina bobok, oh Nina bobok....Tidurlah Bayi KurawaOtotmu angin, Tulangmu hawaNafasmu, Api Gas Metan RawaSebelum bisa 'nangis, kau sudah jago ketawaBayi Nafsu Arogansi, Riya' JumawaTidurlah dengan Tentram di dalam Saya Jangan buka mata lihat orang-orang kaya Nanti kau mendendam...
  • TRANSITO
    TRANSITO   Rahasia orang Pulang Jangan dulu disebut diulang-ulang Surga dan Neraka apa sudah ada ? Apa kita sudah layak diproses berbeda ? Apakah sesederhana dua Mukahari Malam dan Siang ada karena ada Matahari   Kita tak sanggup berbuat Dosa Kita tak mandiri tidak kuasa Hanya ...
  • GERIMIS
    GERIMIS Gerimis di akhir Musim Lambaian Tangan yang lazim Waktu berpisah di Bandara Waktu menjauh dua titik Api AsmaraGerimis waktu Ruh datang Entah pagi, siang dan petang Tak seperti Petani Panen kentang Tanpa karung dan Sabit RentangGerimis di tepi Wilayah Kuasa Saya Saat berakhir Sandiwara...