GENDONG-GENDONG PDF Print E-mail
Written by Ki Bodas   
Wednesday, 26 August 2009 06:28

     GENDONG-GENDONG

 

 

Tahukah engkau, sayang  ?


Tuhan ada didekatmu, tak kepalang !


Lebih dekat dari kalung di lehermu jenjang


Kau diselimutiNya dan digendong-gendong


Seperti bayi,  tidur nyenyak aman dalam bedong


Sampai Syaitan datang mengusikmu malam-siang


Kau lari  meninggalkan  Pelukan Sayang


Lalu terperosok  kedalam Jebakan Liang


Atau merasa,  Bahagia hilang melayang


 


Kau segera dapat Akal untuk mencegahnya


Tepat !  Cara itu yang  benar,  rupanya


Yaitu kembali ke Pelukan Sayang


Berkomunikasi  kepadaNya malam , pagi, siang


Agar Memorimu  mantap di  Jalur Terang


Mapankan itu dengan  welas Berbagi ke Sesama


Terserah Caramu, apa pun kau punya Teori Agama


 


Teori Hidup Bahagia sangat sederhana


Tapi itu Mahkota himpunan  Pikiran Bijaksana


Yang penting jalankan agar  terlaksana


Jangan Cuma Pamer Kesolehan dan Silat Wacana


Ada Kekuatan Gaib nanti mendampingimu  membina


Menyelimuti, meng-Gendong-gendongmu kemana-mana

Last Updated on Wednesday, 02 September 2009 11:24
 
Daily Quotes
"A SLICE OF WISDOM: ...THE TRIVIALITY....Remember all the Trivialities in Life, it makes us laugh, especially if happened when we were kids. Remember the Garden Guard who accidentally eat The Fruit which was forbiden by the Garden Owner ? He was Adam. But Humans are eternally Triviality Seekers (see FB Stati). Humans ...are Fragility and Triviality combined, inside a very loud Vitality......ref. kibodas.comLihat Selengkapnya"

Ki Bodas

 


 

 

Random Poems
  • GARUDA GEPENG
    GARUDA GEPENG Tertindih beratus tahun lamanya Burung Raksasa gepeng Namanya Siapa menggilasnya begitu berani? Bukan Kompeni, bukan Tuan Koloni Tapi karena Tidur di Perempatan ini Tempat Lalu Lintas Bersilang di sini Sejarah Melangkahi kesana-kemari Garuda tidur pulas lupa Memori Jangan...
  • KOLOR
    KOLOR Jika Ikhlas telah berlipat ganda Maka Dunia hanyalah Pentas Bercanda Apa lagi mau diperaga Cucu Adam? Yang berkoteka atau berdasi merah padamSegala macam Tipu Daya dan Pura-pura Mudah dikenal, dihafal, dikira-kira Tak ada lagi yang baru, bosan! Yang baru hanya Melongonya InsanMengapa...
  • BATU MIRING
    BATU MIRING Kugaruk-garuk Batu karang kugaruk Kugaruk sambil Muka tersuruk Selewat Pal Sabar baru kusadar Batu ini tak mempan NalarKuucapkan Sampai Jumpa, walau terpuruk Kepada Batu Besar, Tegar dan Buruk Sudah beribu tahun coba dibujuk Oleh Bintang-bintang dari Ufuk ke UfukBesar, Batu Batin...
  • MERPATI-MERPATI MERPATI
    MERPATI-MERPATI MERPATI Merpati-merpati Tuhan! Berkawanan turun di lahanTakkan lama kumpul bertahan Terbang lagi berputar perlahan Tiba-tiba seperti dapat arahan Terbang lurus cepat, pulang ke TuhanItulah hidup di JagatpatiKita merpati-merpati MerpatiSama merasa takut matiSama upaya hindari...
  • YASIN SELUSIN
    YASIN  SELUSIN     Menunggu jarum jam Napas Tiba di angka  duabelas pas Sekarang sebelas semua hampir lepas Tapi dua belas hanya tanda waktu Sang Kala tak rehat tidur disitu Itulah yang ditunggu sekian lama Menuntut ilmu ada lulus ada diploma Mati itu tak ada,  sepakat...