|
Written by KI BODAS
|
|
Tuesday, 01 September 2009 09:56 |
Engkaulah Sang Maha Pemilik! Atas seluruh Isi dalam ini Bilik Tikar, kasur dan bantal-bantal Dan Diriku yang mengendap mengental Memang seharusnya mengental Pikiran itu Setelah digelar lebar di Jemuran Waktu Sudah merasa, Mimpi itu sekeras batuKesadaran kini, juga Mimpi yang sama mutu Dulu berniat berburu apa yang Benar
Ternyata itu Aura di wajah Tenar Ternyata itu Sindura di Suluh Danar Ternyata itu Silau di Mata Nanar Kita tak dapat menggenggam semua itu
Sambil main Kartu di Meja Mimpi dan Waktu Jika berhasil dapat segenggam Emas Itu hanya untuk membujuk Anak yang cemas Apa yang kita cari-cari
Untuk itu datang kemari?Seperti anak bermain Play Station, seruTak merasa perlu tahu, sampai Hari ditinggal Haru Engkaulah Sang Maha Pemilik!
Mengajak kami Kesini, dengan Ticket Bolak-Balik Sindura = warna oranye
|
|
Random Poems |
-
NINJA DAN BATMAN
NINJA DAN BATMAN Di Siang Hari Bolong Masih main Ninja dan Batman Kalong Memang sudah Abad berapa sekarang? Mestinya sudah bangun, semua Orang Tapi masih banyak kayu-kayu lapuk Dikumpul-kumpul ditumpuk-tumpuk Bahkan dipakai menopang Tahta empukMemang dari yang lama-lamaTidak semuanya lamunan...
-
LABU
LABU Tempurung Kepala Bola Bangga Berisi Memori dan Rongga-rongga Rongga karena malas bertanya Karena apa-apa semuanya punyaBetapa sedikit Porsi Memori Dipakai menuntun kesana-kemari Betapa lebih sedikit lagi Memori dipakai untuk Berbagi Pantas dikatakan Manusia Merugi Dalam Kitab yang Terang...
-
BURUNG ENTIT
BURUNG ENTIT Tiit, tiit, tiit, tiit, tiit, tit, tit...Suara Burung Entit di kaki bukitKata yang pernah lihat dan tahu sedikitAda tanda berkabung di matanyaAda tanda berduka di suaranyaDia memanggil, Subuh, pagi, siang, soreBahkan di Hari Senjanya orang se-RWBurung EntitKau seperti mengingatkan...
-
ZAM!
ZAM!Zam,Kulihat secercah Kilap NarDalam Auramu yang bersinarāKan kau selalu sibuk Ibadah?Hilangkan itu, memang tak semudah Meludah!Apa yang kurang dalam Pujamu kepadaNyaSholat dan Berbagimu belum tepat benar agaknyaKamu makin berbobot dan berminyakSepertinya, kini Rizkimu tambah banyakKau selalu...
-
UPETI BUPATI
UPETI BUPATIĀ Tuntunan Kasih semula, dipermak diganti Kini hanya yang melunasi Tol Upeti Bisa dibukakan Jalan Hidup Nanti Seperti Upeti kepada Bupati Yang haus minta dihormati Upeti Upacara, tiarap bicara Upeti Upacari, menyanyi menari Seberapa bergengsi lunasi Upeti Seberapa bergengsi di Alam...
|