IMAN TEMPEL PDF Print E-mail
Written by KI BODAS   
Friday, 09 October 2009 16:07

IMAN TEMPEL

 



Iman bukan Stiker secuil Nota

Ditempel lekat di jidat kita

Oleh Orang Tua dan Guru tercinta

Bukan juga Stiker Harga Komodita

Untuk dibanding-banding Orang sekota

Dia adalah Pigmen Kulit tak nyata

Memberi Warna sekujur Diri merata


Untuk begitu kita harus mencari

Tak cukup hanya meng-copy dari Memori

Memori kaum, atau buku di lemari

Untuk kesana harus lakukan Safari

Perjalanan Batin, mengunjungi negeri-negeri

Cari dan Koleksi Permata Iman Bestari


Iman Sejati adalah Synthesis

Antara Vibrasi Langit yang samar berdesis

Terasa, tapi tak nyata Apa-Gimananya yang persis

Dengan Permata Iman Dunia, sebagai pondasi Basis


Memang meluas Batu-batu Iman berserakan

Memenuhi muka Bumi keperak-perakan

Tak bisa terangkat hanya bergeletakan

Ini cuma bahan-bahan dari Bahan

Belum menjadi Permata Intan Asahan

Harus terus meMulya jangan tidur di lahan


Gerinda pengasah Iman dua Piranti

Yang kasar adalah llmu Berbukti

Yang halus Kasih Sayang Sejati

Keduanya harus diputar tak henti-henti!


Jidat = bagian kepala depan atas

 
Daily Quotes
"NETWORKING: Has Passport will Travel ! Can Commmunicate will Network. Take the Benefit of Networking, especially networking with the Master of Universe. Pray and get the Blessings. Without Praying we'll surely get also the Blessings as the Master doesn't care to much to our "babblings". But Pls Pray, in order we could... receive the Blessings consciously and wholeheartedly with TWO EYES OPEN.,"

Ki Bodas

 


 

 

Random Poems
  • MATA SILUMAN
    MATA  SILUMAN   Bagaimana caranya mengeluarkan orang Dari tempurung kepala,  rumah kerang Ini dicari-cari dari zaman kuna Sampai ini hari  belum juga kena   Walau sudah bisa terbang seperti dewa Manusia  itu jika seadanya tidak istimewa Dia terlalu dimanja oleh Sang Maha Pencipta ...
  • POLOS
    POLOS Hanya Uang berjumlah LayakYang dapat dimengerti KhalayakMaka lebih, baik diam, SekianTapi, apa Sang Gaib menghendaki demikian?Cukup puas-bahagia bisa menuliskan Puisi-puisi Kiriman, dari Yang Rahman Walau hanya menggores menggaris Senangnyg seperti jalan-jalan ke ParisApakah berguna, apa...
  • NGEA
    NGEA Lidah Magma Merah Menjilat Laut tenang cerah Mengamuklah Raksasa Uap Panas Meniup Samudra menggelembung ke atas Bleng! Lahirlah Tsunami yang ganasApakah karenanya Sriwijaya punah? Apakah karenanya Atlantis musnah? Walau diatur-digusur Benua-Tanah Apakah Manusia jadi lebih...
  • KAKIKU-KAKIKUDA
    KAKIKU-KAKIKUDA Jika kurang-kurang Kuat Hebat Manusia sudah tumpas dalam seklebat Waktu masih tersuruk-suruk di Hutan Lebat Kuat itu Kepala, Lulus hidup Ekor-AkibatManusia tak periu disuruh diajari Untuk mendapat Kekuatan Pengangkat DiriRela Main Pencak berkali-kali sehari Agar Kuat melekat...
  • SONG OF PIETY
    SONG OF PIETY Moderation, is the Way of SincerityTreat Oneself with Fui! HonestyIf already knew the size of DignityFar bigger than the Trunk of Self PityEat a little, Lust a little, in ModestyThink a lot, work a lot, in AnonymityNot peddling Names in every Fair of CharityWalking the Life with...