| JANGAN SUAPI DUSTA ANAK CUCUMU |
|
|
|
| Written by Ki Bodas |
| Friday, 28 August 2009 09:10 |
JANGAN SUAPI DUSTA ANAK CUCUMU
Jangan suapi anak cucumu dengan formula dustaKau kira dia tak tahu atas kepalsuan ceritaKau salah, dia tak sendiri dan tahu apa-apa, ternyataDia ada Malaikatnya, yang menyimak seluruh kataDi Bawah Sadarnya dia tahu segala rupaJangan mengira anakmu itu produksinya PapaDia hanya numpang lewat saja melalui diri andaDia produksi Tuhan, bukan milik garis semendaApa missinya di Bumi, hanya Tuhan yang tahuDia bukan extensimu, seperti tangan dan bahuJanji-janjimu kepadanya semua tak ada di bukuHanya janjiNya yang akan terjadi dan berlakuJika kau memandang wajah anakmu lucu-lucuKau sedang memandang Rekaman Sang WaktuSeperti kaset lagu masih baru bersih tentuYakinlah kau tak pernah nyanyi terekam disituRajutan DNA mungkin sinambung mengalirSeperti juga waktu mengarus menuju hilirKarena semua “mengarus” terus tanpa membekuSemua dariNya kembali kepadaNya, termasuk Aku
|
| Last Updated on Wednesday, 02 September 2009 12:02 |
| Daily Quotes |
|---|
|
"THE CURRENT: Life is like the Current, constantly moving to next destination. Flowing. Don't become a stone that sinks. The Invisiible Hand is moving the Current to a Convergence. Like salmons swimming from the oceans to the uprivers to fulfill their Missions. Teachings, Religions, Philosophies are like the salmons, except the one whch strays ending on a dinner plate.......... Flow man, flow !" Ki Bodas |
|
|
| Random Poems |
|---|
|
|
|


