| KESURUPAN |
|
|
|
| Written by Ki Bodas |
| Thursday, 27 August 2009 14:55 |
KESURUPANMacan didalam kandang temaramMinta makan, menggeram-geramPagi-sore, siang-malam, nyata-guramSambil mengambil postur seramTak bisakah Berpikir se-Daki saja ?Itulah Karya, sebaik-baik kerjaAngkat Diri biar Cuma setarik TaliDari lantai kandang jorok sekaliAnda marah jika disebut agak HewanDagingmu mana yang tidak anyir rawan ?Karena lekat direkat Syahwat Kemauan :Berkokok, seperti ayam jago PelawanMemajang Diri, seperti Merak PeragawanMengendap, melilit seperti Ular tipuanKalap ngamuk seperti Anjing rabies sawanLalu makan, rakus seperti Babi potong si A KwanOrang yang tak suka Berpikir mudah KesurupanKesurupan Luar, dia meraung-raung seperti kalap-kalapanKesurupan Dalam, dia tersenyum seperti Setan KegelapanBasa-basinya manis dengan tatakrama yang elegan sopanMerekalah Lelatu Neraka terpercik ke dalam rumah papanBerjuta kali Peringatan diberikan Tuhan, tanpa Penerapan“Sesungguhnya, (nanti) Syaitan menyesatkanSebagian besar dari kalian,Mengapa kalian tidak tekun MEMAKAI PIKIRAN ?” |
| Last Updated on Tuesday, 01 September 2009 16:43 |
| Daily Quotes |
|---|
|
"KOMUNIKASI SAKRAL: Tentunya dg Tuhan. Kapankah waktu yg paling tepat ?. Di saat tak ada seorang pun yg tahu. Karena jika ada yg tahu, maka Naluri Pamrih segera menerkam kita. Serba pamrih agar diketahui Mertua, Mantu, RT-RW, agar diakui sbg orang Baik. Inilah Pameran Kesolehan yg merusak Ketulusan Komunikasi itu. Serba Pamer ! Gelembung Riya'... kibodas.com" Ki Bodas |
|
|
| Random Poems |
|---|
|
|
|


