|
Written by KI BODAS
|
|
Monday, 31 August 2009 16:21 |
Selalu diingatkan di Pintu Agar tak sesat di Jalan itu Jalan lempang yang cuma satu Tapi berjuta orang sesat di situ Apa yang terjadi sampai begitu ? Kejenuhan Memori!
Gulungan Memori begitu panjang
Semua dapat diingat dikenang Kalau yang direkam berulang-ulang Itu-itu juga, maka jenuhlah orang Untuk menyegarkan Memori
Lakukanlah perjalanan SafariSafari fisiK rnengunjungi Orang dan NegeriSafari mental menikmati Fantasi dan InformasiSafari Astral pergi jauh tanpa bawa JasmaniHalus Diri tak terbatasiRuang dan Waktu bisa diatasi Kuncinya pada Napas
Bernapas panjang-panjang lepas Bernapas jarang-jarang seringan kapas Yang diingat cuma Yang Di atas Manusia hanya setipis kertas Tertiup melayang-layang di Pentas Angin Samudera nanti membawa Pergi jauh ke Negeri-negeri Luar Hawa
|
|
Random Poems |
-
SELUBUNG
SELUBUNGInspirasi: Qaf 16, 17,22, Yasin 9 "Memang benar, Aku menciptakan Insan, dan Aku tahu apa yang dibisikkan dalam hatinya, Karena Aku berada dekat padanya, lebih dekat dari Kalung Lehernya ...Maka dua Malaikat pun meRekam, di kanan-kirinya!"Hidup ini begitu Aneka Rupa Tapi kita bergitu peLupa...
-
RASANYA
RASANYA Jangan Pikirkan Tuhan!Tapi Rasakan. Rasakan! Waktu Kata-kata mengendap perlahanDan Arti-arti berekor ragu dan heranSebelum Kata-kata kehilangan Peran Rasakan! Mengapa Badan bergerak sendiriSiapa yang masuk ke dalam Diri Mengapa Hati merasa begini?Siapa menggugah Perasaan...
-
DOMBRET!
DOMBRET! Karpet tebal, empuk, resik Enak diinjaknya tidak berisikSeperti Bangsa yang terpuruk tergebuk Banyak warganya pura-pura sibuk Cari ikan-ikan Kebenaran di lubuk Sebenarnya cari Aman dan Tempat MabukHanya itukah yang kau cari?Sampai menyolok Mata hati, menjolok MatahariMari kembali ke...
-
ISOLASI
ISOLASI Lepaskan Isolasi! Yang lilit Kepala sisi ke sisi Walau Benak penuh llmu berisi Kepala jadi Sel sempit kurungan besiJadi Pipa Rahmani yang buntu Saudara susah tidak dibantu Alasan termudah karena tak mampu Peduli Empati apa tak mampu? Doa Empati apa tak mampu? Jangan dikira Doa hanya...
-
BURUNG ENTIT
BURUNG ENTIT Tiit, tiit, tiit, tiit, tiit, tit, tit...Suara Burung Entit di kaki bukitKata yang pernah lihat dan tahu sedikitAda tanda berkabung di matanyaAda tanda berduka di suaranyaDia memanggil, Subuh, pagi, siang, soreBahkan di Hari Senjanya orang se-RWBurung EntitKau seperti mengingatkan...
|