|
Written by KI BODAS
|
|
Monday, 25 May 2009 19:33 |
Apa Benar?Kau berkata, Percaya Sang PenyayangKau bilang, Yakin ada AkhiratKau bicara, Berikan Kasih SayangKau 'ngaku, Memuja Sang Gaib Ahad Apa Benar?
Karena Berbagimu minta disinarDengan Lampu sorot Sohor-TenarBering Berbagimu bak Lubang HitamDi Angkasa, memendam Kelam lalu Padam Apa Benar?
Kau jalan terangguk-anggukDengan Busana Putih-putih terbungkukSepertinya kau rajin wara-wiri MemujaAtau lagi menangguk Puji Awam GerejaBerbagimu itu yang jadi LithmusUntuk Testing Imanmu, apakah Tulus Apa Benar?
Lithmus = Kertas Lithmus untuk mengetest reaksi kimia
|
|
Random Poems |
-
GUSTI, GUSTI, GUSTI
GUSTI, GUSTI, GUSTI Jika aku boleh ketemu Gusti….. Aku hanya bisa menangis, menangis !Air mata berurai bagai hujan gerimisKenapa menangis, kenapa ?Aku tak tahu, tak bisa bilang apa-apaMungkin karena aku biasa lupaLalu diingatkan lagi aku siapaMungkin seperti burung dara, yang jauh...
-
GARIS BERANI
GARIS BERANI Kita semua tak tahu SeniMelukis apa di Kanvas ini?Hanya menggores Garis-garis BeraniWaktu Giliran Tugas di siniYang penting harus meyakiniSang Pelukis berkreasi begitu-beginiDi luar Gelar Nalar InsaniBumi ini memang sebuah Kelas Untuk Belajar, Berlatih Ikhlas Ikhlas Patuhi, Sang...
-
DUIT
DUIT Dewi apakah yang tercantik? Waktu dipeluk tidak menampik Waktu diajak tidak berisik Lagipuia Sakti dan Pembela FanatikYang Nomor Satu, Dewi Duit Yang Nomor Dua, Dewi Duit Yang Nomor Tiga, Dewi Duit Sudah sepantasnya yang dipuja : DuitBagi yang sudah Tinggi dan Mapan Duit hanya seperti...
-
KENDI TUA & DEBU GALAXY
KENDI TUA & DEBU GALAXY Kendi dibuat dari TanahOrang dicipta dari TanahDikubur walau seribu tahun pernahKendi Anggun di Musium, Orang musnahDi Memori, Orang juga cepat berlalu Antrian panjang ini bergegas maju selalu Secepatnya jadi Debu Emas berkilau Mengalun pergi lepaskan Bumi GalauDebu...
-
KOTEKA
KOTEKA Tak kau umbar Nafsu Neka-neka Apa karena takut masuk Neraka ? Atau karena Jiwa sudah bisa Merdeka ? Tak terpasung lagi Nafsu-Aku belaka Celaka, celaka ! Jika hitungan rugi-laba matematika Membuat kau lurus seperti koteka Menutup malu yang jarang dibuka Jadilah...
|