NINA BOBOK PDF Print E-mail
Written by KI BODAS   
Friday, 09 October 2009 12:34

NINA BOBOK

 



Nina bobok, oh Nina bobok....

Tidurlah Bayi Kurawa

Ototmu angin, Tulangmu hawa

Nafasmu, Api Gas Metan Rawa

Sebelum bisa 'nangis, kau sudah jago ketawa

Bayi Nafsu Arogansi, Riya' Jumawa


Tidurlah dengan Tentram di dalam Saya

Jangan buka mata lihat orang-orang kaya

Nanti kau mendendam berbahaya

Ingin seperti dia tapi aku tak berdaya

Maka Diri Inangmu kau aniaya


Nina bobok, oh Nina bobok....

Tidurlah Nafsu-nafsu yang kelewat

Cari tanda-cukup, tak mungkin terlihat

Pantas-pantasi fantasi Derajat

Gendong terus Ikhlas, sambil memanjat


Jangan Riya' mengalingi seperti Benteng

Waktu memandangi Bulan turun di genteng

Lama-sebentar singgah di yogya ini

Memang untuk apa, selain untuk mirsani

 

Nina bobok, oh Nina bobok....

Tidurlah Nafsu-nafsu yang terlalu

Berguna untuk memanjat, itu dahulu

Sekarang jadi overweight yang tak perlu

Dapatkah ber-Safari hanya menjinjing seransel Bulu

 
Daily Quotes
"MENIPU adalah pekerjaan buruk ! MENIPU DIRI SENDIRI adalah puncaknya pekerjaan buruk. Tapi itulah yang terjadi tiap jam, tiap hari. Mulailah bertanya kpd diri anda: apakah anda MEMBESARKAN DIRI diluar Fakta diri anda sebenarnya ? Itu hanya mimpi, awas jangan tersesat dlm Mimpi anda sendiri. Kembali ke Ikhlas-Welas kembal ke.....kibodas.com"

Ki Bodas

 


 

 

Random Poems
  • GERIMIS
    GERIMIS Gerimis di akhir Musim Lambaian Tangan yang lazim Waktu berpisah di Bandara Waktu menjauh dua titik Api AsmaraGerimis waktu Ruh datang Entah pagi, siang dan petang Tak seperti Petani Panen kentang Tanpa karung dan Sabit RentangGerimis di tepi Wilayah Kuasa Saya Saat berakhir Sandiwara...
  • SIAPA SALAH SIAPA?
    SIAPA SALAH SIAPA? Siapa yang salah?Kau duga yang berulahSelalu dari tetangga sebelahYang kau kira usil bertingkah-polahLihatlah Koin kedua belahKedua Sisi, tak Berpilih-pilahTerima begitu dari Masa KafilahApa ini garis Takdir Allah?Sebenarnya bukan di situ letak MasalahLetaknya pada hilangnya...
  • BUAH HIDUP
    BUAH HIDUP Rejim Kata-kata!Menguasai kita rata-rataKebenaran itu; begini-begitu!Padahal itu KasutNya, sepatuKata itu, ampas kelapa di Tempurung BatuSantan Susu, ada dalam Buah Hidup iniApa pakai Bikini, apa pakai RohaniBersama pedang, tombak dan perisaiKata biasa dijadikan Alat MenguasaiKapankah...
  • SEKAM SAYA
    SEKAM SAYA Usia seperti Sinar Mentari Keringkan Sekam dan Kulit Ari Dalam jemuran Gabah Padi Maka Beras pun jadi Menjadi Hanya kalau Sekam dilepaskan Beras dapat ditanak dimakanTapi makin keras melekat Sekam Pada Butir ke-Aku-an mencekam Walau telah dijemur di Sinar Umur Dan Matahari telah...
  • KOTEKA
    KOTEKA    Tak kau umbar Nafsu  Neka-neka Apa karena takut masuk Neraka ? Atau karena Jiwa sudah bisa Merdeka ? Tak terpasung lagi Nafsu-Aku belaka   Celaka, celaka ! Jika hitungan rugi-laba matematika Membuat kau lurus seperti koteka Menutup malu yang jarang dibuka   Jadilah...