PEANG PDF Print E-mail
Written by KI BODAS   
Monday, 31 August 2009 14:36

PEANG

 


Tuhan nama apa Anda puja?

Itu tak jadi Soal, sama saja

Karena Tuhan Sejati tanpa Analog!

Tanpa Padanan bagiNya, di Kamus apatagi

Kalau Anda kira tahu NamaNya

Maka berarti Deftnisinya Anda punya

Seperti membual jual Kecap malam hari

Mengaku besok bisa mengantongi Matahari

Berapa sih ukuran Kekuatan Memori

Sejak mulai bisa jalan dua kaki, Manusia ini

Sampai bisa meledakkan Nuklir di Bikini?


Maksimum yang bisa kita hela-hela

Adalah membangun Konsep jadi Berhala

Lalu memikulnya di Singgasana Kepala

Tapi Tuhan sejati pasti mengerti Masalah Kami

Sebab Dia yang mencipta Peangnya Bumi

Walau dari dulu Manusia tak memahami


Tuhan nama apa Anda puja

Itu tak jadi Soal, sama saja

Sebentar lagi namaNya tak memecah Meja

Karena Pikiran Manusia Menuju Satu

Dan Berhala Konsepsionai tinggai Fosii Batu

Di Alam Semesta ini Manusia hanya Kutu

Bumi ini pun sepertinya hanya Lelatu


Ketika Mati semua Berhala-berhala Pikiran

Tuhan Sejati Nyata Hidup dalam Kemutakhiran!


Peang (betawi) = bulatan tak sempurna

                               Bumi agak Peang: agak rata di dua Kutub,

                               agak cembung di Equator

Last Updated on Monday, 31 August 2009 14:37
 
Daily Quotes
"THE X-PROMOTER: If all the ingredients in the Recipe for Success were already on your hands, it didn't mean you would be successful. Remember the X-Promoter. The myterious Spirit Being who would "move" you to Success. Unbelieveable ? Pls check ! Superstitious ? Pls Investigate ! Without the X-Promoters, there will be ...NO Einstein, Beethoven, Da Vinci, Djenghis Khan, Napoleon, and millions others."

Ki Bodas

 


 

 

Random Poems
  • DOMISILI
    DOMISILI Waktu bekas Domisili kita Diturunkan ke Lubang Rata Itulah Titik Awal Peristiwa Saat dimulai Hidup Besar IstimewaDibukalah Tudung kerudung kitaDibukalah Bebat melibat mataLihat! Melihat Semua Matra, Nyata!Bukan mengintip mengeker-mengukur PetaPeta Tempuh Ampuh Hidup BetaMelihat...
  • AKSES GAIB
    AKSES GAIB Jika hati yang sedang murka kepanasan Memanggil nama Tuhan mohon kekuatan Mustinya segera sejuk kembali ke kedamaian Jika tidak terjadi demikian... Mungkin yang masuk bukan kuasa Tuhan Hafal lisan di mulut Insan Bukan jaminan lurusnya arahan Hati yang sejuk penuh Rasa Kasihan Kontak...
  • TUMBUK-TUMBUK
    TUMBUK-TUMBUK Tumbuk-tumbuk Tumbuk-tumbuk Padi di Lumbung sudah menumpukSeluruh Puji-puja bukan KebutuhanBagi Tuan kita, yaitu TuhanManusia yang perlu IbadahSeperti Menumbuk, dapat Beras dari Gabah Berasnya, Beras ikhlas - Welas Sekamnya, sekam Munafik – CulasAlunya, Doa Bersyukur Sore -...
  • LITHMUS
    LITHMUS Apa Benar?Kau berkata, Percaya Sang PenyayangKau bilang, Yakin ada AkhiratKau bicara, Berikan Kasih SayangKau 'ngaku, Memuja Sang Gaib AhadApa Benar?Karena Berbagimu minta disinarDengan Lampu sorot Sohor-TenarBering Berbagimu bak Lubang HitamDi Angkasa, memendam Kelam lalu PadamApa...
  • LABU
    LABU Tempurung Kepala Bola Bangga Berisi Memori dan Rongga-rongga Rongga karena malas bertanya Karena apa-apa semuanya punyaBetapa sedikit Porsi Memori Dipakai menuntun kesana-kemari Betapa lebih sedikit lagi Memori dipakai untuk Berbagi Pantas dikatakan Manusia Merugi Dalam Kitab yang Terang...