REDUP PDF Print E-mail
Written by KI BODAS   
Friday, 09 October 2009 16:00

REDUP

 



Seperti Matahari

Ditedeng aling-alingi Mendung

Seperti Mata Hati

Ditutup - redup Katup Murung


Depresi!

Sudut Kelabu, Pojok Bergundah

Tempat Orang K.O. Kalah

Dipaksa menyembah rendah-rendah

Kepada Marah yang salah-salah


Depresi!

Ikut mengukir Muka Dunia

Jadi seperti apa adanya

Dengan kerut-kerut luka parut

Dengan keriput Serabut Cemberut

Ada Racun di Darah larut

Ada Rekaman Memori turut

Di Atas semuanya, ada Takut


Takut melahirkan Muram Muram

terpendam pendendam Kejam

Redam, redam, cobalah redam!

Ucapkan Terima Kasih sedini Hari

Ulangi Terima Kasih seacap Kali

Kepada Sang Maha Pengasih di Hati

Maka Memori bergelut lawan Memori

Kerahkan segala daya, segala-gala

Agar Memori Cahaya, yang menyala

 
Daily Quotes
"A SLICE OF WISDOM:....THE ASTRAL PLASMA...Do you believe in God ? No, you believe only in the Word Processing of the Word God, Allah etc.. Do you believe in yourself ? No, only in the Thought Processing of your Ego. You believe in Nothing ! You are only ghosts of Software in Containers longing for the Release from it... to go back to the Astral Plasma where the Cosmic Memory resides......."

Ki Bodas

 


 

 

Random Poems
  • SISA NUANSA
    SISA NUANSA Di Tangan Kanan Kitab Suci Pistol Rakitan di Tangan Kiri Mereka siap maju lagi kini Ke Pertarungan Abad-ke-Abad iniPertarungan ini salah siapa ? Pertarungan ini yang salah apa ?Ajaklah mereka sejenak membaca Kitab, yang Galaxy-galaxy kalimatnya Milyaran matahari, koma titiknya...
  • METAFORA
    METAFORA Ada Guru Kuna berkata:Kita adalah Anak Tuhan SemestaApa Guru itu tidak sesat dan buta?Lihatlah teliti!Adakah orang menjaga Anak si Buah hati Setiap detik, setiap menit, dengan hati-hati Dan saat Ruh ditiup, sampai jasadnya MatiDia menjaga kita begitu!Hanya kita lelap, selalu tutup...
  • PANDAI-PANDAILAH!
    PANDAI-PANDAILAH! Jika Anda masih terlalu takut MatiArtinya, belum betul Percaya adanya Akhirat NantiRumus sederhana Tuntunan Takwa AkuratAdalah Percaya Sang Mahagaib dan AkhiratSerta Sayang Sesama, dijalin seerat-erat Percaya Tuhan, berKomunikasi kepadaNya dengan MapanPercaya Akhirat dengan...
  • BUANG HAYAT
    BUANG HAYAT Air Sungai mengalir Seperti Waktu, menghilir Ke dalam Bengawan Waktu Jangan Buang Hayat di situ Hemati Hayati Hidup Bermutu : Tak perlu punya Gedung Istana batu Tak perlu punya Intan Permata batu Tak perlu punya Martabat sebukit batu Tapi perlu punya beberapa Teman, Sekutu Yang...
  • WAH!
    WAH! Desah kagum!Ada yang kqsong, terisi belumSeperti Balpn Hawa-panas, Api dikulumLihatlah di Cermin kacaApa "Wan!" di sana jelas terbacaDalam Gelut Dunia, itu biasaUntuk Naik ke Sana, itu Racun BinasaLarutkan Racun-racun itu Dalam Aliran Sungai Waktu Bicara kepada Sang Pemelihara Tanpa...