|
Written by KI BODAS
|
|
Monday, 13 July 2009 14:12 |
Hanya Selembar Rambut coklat Yang dapat kita Iihat berkilat Dari yang ikal Sebahu Lebat Hanya selembar Rambut Syariat
Jawab yang dapat kita lihat Sorban Pikiran menutup mengikat Yang ikal sebahu itu Hakikat Cukuplah untuk Hidup lugu
Melodi curna itu-itu di dalam Lagu Tak cukup untuk Hidup Jkhlas-Bebas Sebelum lihat Rambut Hakikat digerai Lepas Di luar Ultra-Violet dan Infra-Merah
Apa lagi yang tak dapat dilihat Mata Cerah? Di Semesta, kita hampir total Tuna Netra Walau ada Alat-alat canggih Pengindra Maka benarlah Kata Suci tepat Niscaya
Mata bagai ditutup dengan Sekat Cahaya Tangan dibelenggu ke dagu tak Berdaya Karena di Isi Kepa/a ada Nafsu Aniaya Hanya Ikhlas-Welas yang dapat Membuka
Semua kunci-kunci ini Penjara Maya belaka Apakah Tuhan punya Talian ke Sumbu Badan Sumbu Ikhlas, yang tingginya sepadan? "AKU bergda dekat dengannya
lebih dekatdari Kalung Lehemya...." Kata-kata Suci Hakiki ini, Apa Artinya?
|
|
Random Poems |
-
BATU UJI CINTA
BATU UJI CINTA Apa Sayang,Apa Nafsu Kemilikan...?Ini Perkutut Juara sekotaSudah ditawar Seratus JutaAku masih sayang, makin sayangNafsu Kemilikan terbayang-bayangKasih Sayang Sejati Memiliki, tanpa men-Jimati Bergerak bebas, bertumbuh bebas Biarkan Angin dan Panas tapakkan bekasDari semula...
-
DOMISILI
DOMISILI Waktu bekas Domisili kita Diturunkan ke Lubang Rata Itulah Titik Awal Peristiwa Saat dimulai Hidup Besar IstimewaDibukalah Tudung kerudung kitaDibukalah Bebat melibat mataLihat! Melihat Semua Matra, Nyata!Bukan mengintip mengeker-mengukur PetaPeta Tempuh Ampuh Hidup BetaMelihat...
-
FIRMAN NOMOR SATU
FIRMAN NOMOR SATU Jika Ta’qiluun sudah berjalan Harus berani melihat persoalan Ada aturan yang sudah ketinggalan Bersifat situasional, penggal-penggalan Ta’qiluun, kunci emas Kemajuan Yaitu Berpikir, dinamis-kritis-bertujuan Bukan asal mengais-ngais Fossil Keakuan Bukan...
-
MENARA TURUN
MENARA TURUN Menara Keangkuhan di-Panjat Turun Takut Jatuh, dilawan! Susun demi Susun Lebih Rendah, makin Rendah, jauh Merendah Memang terlihat Kedudukan jadi lebih IndahTakut Tinggi, bisa diatasi lebih mudah Takut Rendah, hanya bisa diatasi Ibadah Akhirnya, sampai ke Tanah Rata di bawah...
-
DAILY SYMPATHY
DAILY SYMPATHY In our Mind full of Self HonourDon't push God too far to the Corner God may wring your Cocky Arms Shattering down your Pride and CharmsWas it true, God was so tough? Not exactly, but God could play it rough! Because the Rule of Nature to Heed: "One gets the Rebound of one's own...
|