|
Written by KI BODAS
|
|
Tuesday, 01 September 2009 10:26 |
Hidup ini hanya Roda - roda Gigi Klik-klak, Klik-klak, Klik-klak Ada yang datang ada yang pergi Ada yang naik lalu jatuh lag! Ada yang jatuh lalu menghapus rugi Dari zaman orang gua purba Sampai zaman Kloning Domba Hidup tetap hanya Roda - roda Gigi Klik-klak, Klik-klak, Klik-klak Untung ada Cinta, jadi Olie
Untung ada Ambisi, jadi ApiSiapa memutar Roda? MisteriSiapa memutar Semesta? MisteriUntuk apa ada MemoriMerekam semua hasilnya MisteriNanti kalau sudah bergabung MemoriJadi sebesar Bintang - MatahariJawaban dan Arti akan diberiSementara itu Hidup seperti Roda - roda GigiKlik-klak, Klik-klak, Klik-klak Yang sudah diberi Arti, hanya Orang yang Berbagi
Hati ke Atas + Hati ke Annas, tidak terbagi - bagi Mulus Menyatu tak terpisah lagi
|
|
Random Poems |
-
MATA KE MATA
MATA KE MATA Kita hanyalah Imitator tak TahugunaMeniru-niru sesuatu, kena tak kenaBersongkok, bertopi, beraneka busanaAgar dianggap Tinggi dan SempurnaKita nyatanya hanya Pemungut Bola SederhanaTapi sering berlagak Pengatur, Wasit dan PembinaWaktu memuja Tuhan yang Maha Pencinta Kita 'ngotot...
-
SALAMUN!
SALAMUN! “Salamun!” qaulamir RobbirRohiim“Sejahteralah!” sapa Gusti Maha PengasihDemikian SapaNya kepada para PasanganYang ber-Bahagia di Sana, penuh KetenanganIni dapat dibaca dalam Al Quran PeganganSeandainya Anda percaya dan cari PeneranganBerarti nanti di AkhiratPasangan...
-
MENYADAP LAUT
MENYADAP LAUT Seperti Menyadap LautanJika Anda mau Menyimak TuhanSeisi Lautan datang bertemanDengan Biaya hanya selembar Iman Yang menghalangi hanya Ego-Aku-SayaDapat dicekal di tepi saja, dengan Ikhlas sebilah bajaBertangkai Sabar, ikuti Gerak CiptaNyaTak tergesa-memaksa, atau lalai...
-
5 – JARI
5 – JARI Lima Jari Ikhlas :Jempol, Bersyukur Atas anugrah Hidup iniTelunjuk, Berbagi yang tahu hanya llaniJari Tengah, Berdoa untuk yang pernah MenyakitiJari Manis, Berdoa untuk Saudara, Tetangga, Teman tak peduliKelingking, Berdoa untuk orang se-Rumahtangga sehatiLima Jari Ikhlas, di Tapak...
-
KE NOL KE GIGI
KE NOL KE GIGIApa yang mereka tulis?Sejarah!Pasti dalam Bahasa Kecap!Apa yang mereka terangkan?Kebenaran!Pasti dalam Bahasa Kecap! Jika keduanya dalam Bumbu KecapMaka orang yang memakannya berucap :“Kalau bukan karena AkuTanah ini tak akan lakuDitawarkan agar dibeliUntuk menebus Harga Diri...
|