|
Written by KI BODAS
|
|
Monday, 25 May 2009 21:35 |
Tak mungkin Salah Cabut Tak mungkin Salah Sebut Ruh punya Tanda Sidik Nyawa tak bisa Salah Bidik Seratus Tahun Kalender Fana Dunia
Kurang beberapa puluh sama singkatnya Di Saldo Akhir letak Laba dimana? Neraca Punya-punya, seperti Fatamorgana Apa sih, yang dicari-cari?
Bukan seonggok Harta hasil MencuriBukan Kebanggaan hasil MenyakitiBukan Kemenangan hasll 'ngakali Suara Hati Turun ke Bumi untuk Merekam ikhlas
Yaitu, Pantulan Sinar Kasih dari Atas Seperti Merekam Gelombang Sonar Gema Untuk tahu dalamnya Laut Jiwa Sesama Rekamlah Memori-Ikhlas seperti Napas
Tarik ikhlas Keluar Welas, Iepas! Keduanya tentu harus Menyatu padu
Kalau Napas cuma setengah, Hati di dalam cuma Empedu Waktu Masa Dinas selesai tuntas
Saldo Rekarnan yang dibawa ke AtasTak mungkin Salah Cabut Tak mungkin Salah Sebut Ruh punya Tanda Sidik Nyawa tak bisa Salah Bidik
|
|
Random Poems |
-
BATU MIRING
BATU MIRING Kugaruk-garuk Batu karang kugaruk Kugaruk sambil Muka tersuruk Selewat Pal Sabar baru kusadar Batu ini tak mempan NalarKuucapkan Sampai Jumpa, walau terpuruk Kepada Batu Besar, Tegar dan Buruk Sudah beribu tahun coba dibujuk Oleh Bintang-bintang dari Ufuk ke UfukBesar, Batu Batin...
-
SAMBUNGAN SHOLAT
SAMBUNGAN SHOLATInspirasi: Al Baqarah, alinea pertama Mantapkan Komunikasi dengan Sang Maha GaibLalu Berbagi! Tegakkan Sholat sambung Berlnfaq Dua Pilar Baja itu Menyatu EsaSeperti Huruf U yang PerkasaJika dipotong dua, Pahala Binasa Sudah dikumandangkan lebih Seribu tahunSudah...
-
BURUNG ENTIT
BURUNG ENTIT Tiit, tiit, tiit, tiit, tiit, tit, tit...Suara Burung Entit di kaki bukitKata yang pernah lihat dan tahu sedikitAda tanda berkabung di matanyaAda tanda berduka di suaranyaDia memanggil, Subuh, pagi, siang, soreBahkan di Hari Senjanya orang se-RWBurung EntitKau seperti mengingatkan...
-
KAKIKU-KAKIKUDA
KAKIKU-KAKIKUDA Jika kurang-kurang Kuat Hebat Manusia sudah tumpas dalam seklebat Waktu masih tersuruk-suruk di Hutan Lebat Kuat itu Kepala, Lulus hidup Ekor-AkibatManusia tak periu disuruh diajari Untuk mendapat Kekuatan Pengangkat DiriRela Main Pencak berkali-kali sehari Agar Kuat melekat...
-
DEPOK
DEPOK Seperti Raksasa Tua dan Lemah Duduk Depok di atas Tanah Dulu kaki-kaki itu Penginjak yang gagah Kini tak lagi mampu berdiri megahPikiran lama, Ajaran lamaSeperti para Raksasa, bernasib samaSeperti candi yang kawin dengan Masa dan DharmaTelah penat memikul menopang SejarahKini tinggal...
|