TYMPANY DAN NURANI PDF Print E-mail
Written by Ki Bodas   
Friday, 28 August 2009 08:33

TYMPANY  &  NURANI

 

 

Batinmu seperti sebotol Soda, dikocok, berbusa

Dikejar-kejar  alat komunikasi modern serba bisa

Urusan ini-urusan itu, berdiri  bulu-bulu Ja’im Egomu

Kau merasa jadi Orang Penting diminta memberi Ilmu

 

Tidakkah kau ingin Melarikan Diri   ?

Terlepas dari Mimpi Sembunyi-Lari hari-hari

Lalu tiduran melunjur di pantai sepi sendiri

Menikmati Laut, Angin, Keteduhan dan Matahari

 

Bukan di  Lombok, G-Land,  atau  Pulau  Puteri

Tapi di dalam kepala,  di punggung gunung  Memori

Di Pusar Meditasi,  hening tak terusik Agenda & Materi

Bebas ! Ego pun dikempiskan  rata  setipis Kain Mori

 

Kau pasti bisa kontak dengan Malaikatmu  disana

Dia berbicara dengan Transfer of Thoughts  bijaksana

Langsung ketengah-tengah benak tanpa melalui telinga

Simaklah itu, pakai fasilitas itu selama kau  di Dunia

 

Kuncinya  pada Filter Pikiran,  yang otomatis  berputar

Dan pada  Egomu,  yang otomatis  merasa  paling  pintar

Jika Tympany dapat distel  lembut seperti dalam  Symphony

Maka kau dapat mendengar seruling yang dimainkan Hati Nurani  

Juga dengar gema  KomunikasiNya di Alam Sana dan Alam  Sini

Sebenarnya Semesta itu Berkomunikasi kepada Tuhannya Insani

          

         Tympany  = alat musik gembrengan

         Ja’im        =  jaga image

         G-Land     = teluk Gerojokan di Banyuwangi, tempat

                             Turis asing berselancar

 

Last Updated on Sunday, 30 August 2009 23:38
 
Daily Quotes
"TERRANGLIA: Melihat Facebook seperti melihat kecambah ego-ego. Toge-toge Ego ! Lucu-lucu. Kalau ego-ego itu bisa berpikir lurus konsistent, alangkah banyak bisa dipelajari. Bukan cuma becanda, tapi melipatganda Network Belajar di dunia. Generasi modern mendapat hikmah luar biasa untuk Belajar. Tetapi apakah mereka bel...ajar? Belajarlah Bahasa Terranglia lalu terbanglah ke Ujung Dunia seperti EAGLE OF TIME...."

Ki Bodas

 


 

 

Random Poems
  • ASPIRING THIEVE
    ASPIRING THIEVE Honour!A threadbare HonourShabby, dirty, fade in ColourBehaving Sincerely, never in FavourThe last Hope turning SourAt the Eleventh HourExhausted, digging Dirt instead of mining SplendourCould we Look Up asking for InvigourIt is not up in the Ivory TowerDown on the Land grows...
  • JATUH SATU-SATU
    JATUH SATU-SATU Mulai berjatuhan satu-satuDari Regu semula sisa berapa di situ?Akhirnya Meretas Jalan SepiSendiri di Rimba tak bertepiTidak!Kita tak pemah sendiriAda Pengawal di Kanan-KiriYang hanya mengerti Bahasa WelasYang hanya meminta Langkah yang IkhlasYang hanya memandu ke Kemenangan...
  • LARUNG LARANGAN
    LARUNG LARANGAN     Telah kuLarung Memang telah kuLarung Zaman itu dan Tafsir berkarung-karung Apa yang dulu ditentang dilarang Harus disoroti terang sekarang Mereka mencoba memberi jawaban Atas tantangan dan keheranan Zaman Tapi itu Jawaban Zaman mereka Jawaban kita terus kita...
  • LARI – LARI
    LARI – LARI Hidup ini hanya kita pakai Lari-lariLari kejar Kerja prestasi DiriLari melupa Apa-Kenapa-Siapa kemariUntung masih bisa Lari-lariKalau tidak, bisa mati berdiriJika lari di atas Kuda-Ikhlas berpelanaLarilah sampai ke tengah-tengah Padang SabanaTurun dan beningkan Jiwa Raga di...
  • MENGULAR-MENGALIR
    MENGULAR-MENGALIR Untuk bisa lewat Cetah-celah Kawat Agar berlalu Kendala gawat Apa yang layak direka dibuat?Mengular, ekor patuh ikuti Kepala Bawahan mengiya buta ke Atasan Gila Latu urusan lancar Mengalir Perangsang Nikmat masuk BergulirTak usah banyak Tanya-tanya Kalau niatnya mau...