|
Written by KI BODAS
|
|
Thursday, 08 October 2009 16:22 |
Mau melihat Matahari Terbit di Tepi Dari Puncak Kabut Gunung Sufi? Tanjakan terakhir tinggal sepasang Si Curam Sanjung dan si Tenar Bintang Di kakinya bertimbun Tengkorak lama
Putih-putih seputih Surban Ulama Pakar-pakar yang banyak llmu Hanya sampai di situ lalu berjamur semu Penunjuk Jalan yang rajin Bicara !
Sebenarnya yang menuntun bukan Kata MutiaraBukan Sound System dan Speaker Mega suaraBukan Gelombang TV, radio, Media AntaraTapi Sinar Gaib di Dahi yang tak kentaraDia memancar seiama Ikhlas-Welas terpeliharaDan Nafsu Sanjung-Tenar dihindari tanpa pura-puraJangan tutupi dia dengan berlapis Gombal Sutera Tuntunan itu berhasil dan berguna
Jika lepas seratus langkah dari sanaHadirin itu masih sadar tak terienaSadar mulai stop berdusta, rindu Berbagi HatinyaTidak benci-dengki, tak diperbudak oleh Nafsunya Percayalah, yang bisa menuntun bukan kamu
Tapi Tangan Mahagaib Pemilik semua llmu Maksimum kau hanya bisa jadi Tontonan Kini banyak Tuntunan dijual massal ton-ton-an
|
|
Random Poems |
-
ORANG KARANG
ORANG KARANG Orang RamaiBerdesakan di Plaza PermaiBerseliweran di Puri DamaiCoba difokus telitiApa itu Orang Sejati ?Jangan-jangan...Batu Kali, Batu Karang,Batu Koral 'ngaku Orang !Apa kulit mereka merasaApa mata mereka memirsaDalam Lautan DeritaDalam Lumpur NistaAda Sesama terbungkuk...
-
1 + 1 = 1
1 + 1 = 1 Hidup ini hanya Roda - roda Gigi Klik-klak, Klik-klak, Klik-klak Ada yang datang ada yang pergi Ada yang naik lalu jatuh lagi Ada yang jatuh lalu menghapus rugi Dari zaman orang gua purba Sampai zaman Kloning Domba Hidup tetap hanya Roda - roda Gigi Klik-kiak, Klik-klak,...
-
PENA
PENA Jalankan tugas Hidup seperti Pena Pena ditangan Sang Maha Pembina Membina matahari hingga cacing hina Tak ada yang dapat menebak kena Apa akan ditulisNya dalam huruf Cina Apa pula dalam huruf Arab, Katakana Tapi siapa dapat membaca coba mengerti Tugas Pena cuma salurkan Tinta...
-
KOLOR
KOLOR Jika Ikhlas telah berlipat ganda Maka Dunia hanyalah Pentas Bercanda Apa lagi mau diperaga Cucu Adam? Yang berkoteka atau berdasi merah padamSegala macam Tipu Daya dan Pura-pura Mudah dikenal, dihafal, dikira-kira Tak ada lagi yang baru, bosan! Yang baru hanya Melongonya InsanMengapa...
-
BANTING STIR
BANTING STIR Kepada Manusia, perintah tertinggi TuhanAdalah, Ayo, Berpikir! bukan Ayo, Berpatuhan!Berpikir, agar tak tersingkir di Pacuan KebutuhanTentu dengan Sentuhan Iman, sebaik-baik Sentuhan TuntunanNya tak perlu diikat tali rupa-rupaSebab untuk dipikiri berUlangkali, entah...
|