TROMPET JERAMI PADI PDF Print E-mail
Written by KI BODAS   
Friday, 09 October 2009 16:35

TROMPET JERAMI PADI

 



Kata-kata yang kutuang dari piala

Berbunyi seperti trompet jerami padi

Yang dimainkan di sawah oleh anak gembala

Dalam genggam alam diam, miskin api miskin melodi

Trompet ini agaknya terlalu sederhana...


Bagaimana dapat aku lagukan

Senja yang bercadar bukit-bukit perada

Bagaimana dapat aku bunyikan

Lereng erosi yang tidur telanjang dada


Trompet jerami padi masih kumainkan juga

Karena panen telah selesai, tugas lain belum ada

Lagi pula di langit masih ada sisa cahaya

Tapi tetap aku belum tahu apa-apa

Trompet ini bunyikan lagu apa?

Jika kuberanikan hati menduga-duga

Jawaban Ibu Bumi masih itu-itu juga :

"Mainkan untukku sebuah lagu,

Sudah lama aku menunggu-nunggu."

 
Daily Quotes
"BERANI KAYA: Beranikah anda jadi kaya ? Tak semudah itu jawabannya. Banyak orang tak berani kaya, maka sampai tua dia takkan kaya-kaya. Berani kaya bukan ditandai dg berani beli dan pakai barang-barang mewah. Bukan ! Berani kaya adalah berani BERBAGi kepada sesama karena anda merasa sudah tercukupi, tak kekurangan lag...i, bisa memberi. Banyak orang kaya belum berani kaya, dan jadi peminta-minta......kibodas.com."

Ki Bodas

 


 

 

Random Poems
  • DESA BETON
    DESA BETON Desa ini terbuat dari beton Juga beling kaca untuk ditonton Jika menyeru di sini gemanya lantang Tapi yang menyimak hanya ubi kentangDisebut desa, karena tidak tergesa-gesa Meninggalkan Budaya kadaluwarsa Mengekor, turut turutan walau HP di kantong Seperti kambing kurban sebelum...
  • TUAI
    PUISI SEMESTATUAI Panen padi sudah selesai                                      Panen jagung  belum  mulaiPanen Nyawa yang mulai lunglaiPentas mau dibenahi, Drama usaiHarap dicatat, aku juga siap dituai !Jika ada rasa sedih  yang dalamArtinya belum Sepakat...
  • POLOS
    POLOS Hanya Uang berjumlah LayakYang dapat dimengerti KhalayakMaka lebih, baik diam, SekianTapi, apa Sang Gaib menghendaki demikian?Cukup puas-bahagia bisa menuliskan Puisi-puisi Kiriman, dari Yang Rahman Walau hanya menggores menggaris Senangnya? seperti jalan-jalan ke ParisApakah berguna,...
  • METAFORA
    METAFORA Ada Guru Kuna berkata:Kita adalah Anak Tuhan SemestaApa Guru itu tidak sesat dan buta?Lihatlah teliti!Adakah orang menjaga Anak si Buah hati Setiap detik, setiap menit, dengan hati-hati Dan saat Ruh ditiup, sampai jasadnya MatiDia menjaga kita begitu!Hanya kita lelap, selalu tutup...
  • HIDUNGMU
    HIDUNGMU Hidungmu kini, bukan hidungmu dulu! Substansi dan sel-sel mengalir berlalu Yang tak berobah plombir di gigi Serta sifat Malas Bersyukur – BerbagiBadan Mengalir seperti kali Berganti, diperbarui berjuta kali Tapi banyak Jiwa seperti Batukali Terbenam di situ, tetap keras sekaliJika...